Tampilkan postingan dengan label Parenting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Parenting. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Desember 2018

Anak Kecanduan Gadget Merusak Otaknya, 5 Langkah ini Dapat Mencegahnya

ADMIN 2


Kecanduan/Adiksi

Anak yang mengalami kecanduan gadget akan mengalami kerusakan struktur otaknya. Sebelum ke pembahsan lebih jauh saya akan membahas tentang arti candu atau kecanduan yang menjadi inti permasalahan yang akan kita bahas pada artikel ini. Suatu hal yang sifatnya kecanduan/adiktif itu tidak baik, karena saat anda mengalami kecanduan maka anda akan mengalami kerusakan struktur pada otak pada bagian pre frontal cortex. Otak bagian ini adalah bagian otak yang membedakan otak manusia dengan hewan dan fungsi otak ini adalah untuk berpikir logis, menilai baik dan buruk, merencanakan sesuatu, berempati pada orang lain, kecerdasan intrapersonal (kecerdasan mengenali diri dan lainnya. Jika bagian otak ini rusak maka anda akan melakukan hal yang menjadikan anda kecanduan tanpa memperhitungkan baik buruk, benar salah dan lain-lain yang intinya fungsi kontrol diri sudah hilang. 

Anak kecanduan gadget dan 5 langkah untuk mencegahnya.

Sangat disayangkan padahal pada usia balita perkembangan otak anak sedang pesatnya, jangan sampai gadget ini mempengaruhi otak pre frontal cortexnya yang sudah saya jelaskan diatas yang akan merusak masa depan anak-anak kita
Anak saya yang masih balita sering meminta ponsel android saya, jika saya tidak memberikannya maka dia akan mengamuk, menangis teriak atau tantrum. Hal ini mungkin anda alami juga sebagai orangtua. Dan kita sebagai orangtua tentu bertanggung jawab untuk melakukan langkah preventif. Berikut 5 langkah pencegahan anak yang kecanduan gadget

1. Children see children do

“Children see Children do”  maksudnya adalah orangtua memberikan contoh yang baik karena apa yang dilihat oleh anak itulah yang akan dilakukannya, jadi pencegahan yang pertama adalah orangtua memberikan contoh yang baik terkait gadget. Bisa jadi anak kita kecanduan gadget dikarenakan kita juga kecanduan fb, twitter, youtube dan media sosial berbasis gadget. Maka intropeksi adalah penting, sudahkah kita memberi contoh yang baik pada anak kita terkait gadget?

2. Batasi penggunaan gadget berdasarkan kelompok  umurnya

Panduan dari Canadian Padiatric dan The American Academi of Padiatric sebagai berikut Umur 2 tahun : Dampingi anak saat menggunakan gadget, 2-4 tahun : waktu bermain gadget kurang dari 1 jam sehari,  5 tahun ke atas : baiknya kurang dari 2 jam per hari.

3. Jadwal anak kita untuk bermain gadget.

Tidak bijak kalau kita menghindarkan anak secara penuh dari gadget, karen gadget adalah produk iptek terkini yang perlu kita kenalkan pada anak dan jika tepat penggunaanya maka gadget ini dapat memberikan perkembangan positif pada anak kita. Oleh karena itu berikan waktu – wktu tertentu untuk anak untuk bermain gadget.

4. Berilah pemahaman dampak positif dan negatif gadget

Anak-anak kita adalah makhluk logis sperti kita, jika kita menjelaskan dan menyampaikan dampak postif dan negatif penggunaan gadget maka anak kita akan memahaminya dengan baik sebaagai acuan dirinya dalam bermain gadget.

5. Berilah apresiasi pada anak.

Jika anak melaksanan peraturan kita tentang gadget maka berilah dia apresiasi atau bahkan hadiah sebagai bentuk perhatian dan penghargaan kita pada dia. Hal ini akan memotivasi anak kita untuk bermain gadget denga bijak sebagai mestinya.

Itulah 5 langkah untuk mencegah anak kita dari kecanduan gadget, sebagai orangtua tentulah kita ingin anak-anak kita menjadi anak anak yang bijak dalam menggunakan gadget maka kita juga harus memberi contoh yang bijak dalam menggunakn gadget. Selamat mencoba ayah bunda hebat.

Jumat, 30 November 2018

Anak tantrum? Ini 4 Cara Jitu Menghadapinya

ADMIN 2

Semangat pagi para pembaca yang budiman.. walau pun anda membaca pada malam, siang atau sore tapi harus tetap dalam keadaan semngat pagi ya, karena berikut akan saya share salah satu artikel parenting yang penting untuk dibaca yaitu tentang anak tantrum dan 4 cara jitu menghadapinya, oleh karena itu rekan rekan membacanya harus dengan semangat pagi hehe.
Rekan pembaca yang dirahmati allah, jika anda adalah orangtua, atau calon orangtua atau bahkan seorang guru pernah menyaksikan seorang anak menangis keras dan sulit dikendalikan, apa yang dipegang tangannya dilempar, pegang gelas di lempar gelasnya, pegang buku dilempar bukunya, pegang makanan dilempar makananyaa, kalo makan saya siap menangkapnya deh hehe,, apalagi yang dilempar kertas bergambar soekarno berwarna merah hehe. Kondisi itu sering disebut tantrum dan biasanya tantrum ini kerap terjadi pada anak usia 1-4 tahun dimana anak seusia ini perbendaharaan katanya masih minim sehingga mempengaruhi dia kesulitan  dalam berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya hal inilah yang mendasari tantrum pada anak usia dini.

Kenapa anak tantrum?

Hal mendasar yang menyebabkan anak tantrum sudah saya sampaikan di atas yaitu ketidak mampuan anak menyampaikan hajatnya atau keinginannya dengan baik disebabkan minimnya kemampuan literasi atau verbal pada anak, sehingga anak mengungkapkannya dengan cara berteriak, menangis membangkang atau hal yang lainnya. Tentu saja hal ini dapat membuat risih jika anak tantrum di tempat umum seperti mall, sekolah, pasar atau tempat lainnya yang dapat mengganggu kenyamanan orang banyak, oleh karena itu perlu penanganan yang tepat agar tantrum ini dapat diatasi dengan baik, di paragraf selanjutnya akan saya sampaikan 4 cara jitu mensikapi dan menghadapi anak ketika tantrum.

4 cara jitu menghadapi anak tantrum

Yang pertama, anda harus tetap tenang. Tidak boleh panik atau malah ikut tantrum juga seperti anak anda hehe. Tetap adalah yang paling penting dari ketujuh cara ini, kenapa? Karena saat kita terjebak stress saat menangani anak tantrum maka kerja otak dan hati kita tidak akan bekerja baik, yang ada adalah ketergesaan, kemarahan atau bahkan kekerasan karena emosi kita sudah terjebak pada state yang sama dengan anak kita.
Kedua, berbicaralah dengan lembut kepadanya. Setelah anda telah mengkondisikan diri anda tenang maka mendekatlah kepada anak pegang salah satu bagian tubuhnya baik tangan, pundak atau usap usap kepalanya kemudian berbicaralah yang lembut atau bertanya dengan intonasi yang tenang tanyakan apa yang sedang dia rasakan dengan penuh empati dan cinta.
Ketiga, ubahlah posisi badannya. Jika anak tantrum dalam keadaan berdiri maka ajaklah duduk atau saat anak tantrum dalam keadaan duduk maka suruhlah berbaring atau lebih baiknya suruh berjalan ke toilet untuk cuci muka lebih baik lagi berwudu agar pengaruh amarah yang datng dari syetan mereda, syetan diciptakan dari api maka akan padam ketika dibasuh air wudlu. Poin ketiga ini bisa juga disebut pengalihan state pikiran dan perasaan.
Keempat, ini alternatif terakhir jika ketiga cara diatas belum berhasil, yaitu dibiarkan sampai luapan  tahapan emosinya habis. Tapi bukan berarti mebiarkan dia secara lepas kontrol, tetap kita perhatikan kondisi keamanan, kenyamanan orang-orang dan keadaan sekitar anak kita. Jangan sampai karena kita membiarkannya terjadi sesuatu yang merugikan anak kita maupun orang lain.
Jika anak sudah tenang dan tidak tantrum lagi, maka hal yang penting yang harus dilakukan adalah, berbicara dari hati ke hati untuk mencari solusi bersama atas alasan kenapa anak ini tantrum, hal ini akan melatih anak untuk lebih mengenali diri dan pengendalian emosinya.
Demikian 4 cara jitu menghadapi anak ketika tantrum, tetap semngat pagi ya rekan rekan semua semoga hari anda menyenangkan.

Rabu, 28 November 2018

Angka Bom. Game kelas yang menyenangkan, guru harus nyoba!

ADMIN 2

Anda seorang guru? Sering stress menghadapi bebagai macam tingkah siswa saat belajar, bisa jadi itu terjadi karena anak-anak juga stress dengan cara mengajar anda hehe. Berikut saya sahre salah satu game kelas yang menyenangkan andalan saya, angka bom.

Deskripsi

Mengenal jenis-jenis angka dalam pelajaran matematika sangat penting dilakukan oleh anak-anak sejak dini. Tujuannya tak lain agar anak-anak dapat membedakan jenis jenis angka tersebut. Dalam game ini, siswa dituntut untuk menyebutkan wawasannya tentang jenis jenis angka. Baik yang ia kenal secara langsung maupun melalui pelajaran matematika di kelas.

Tujuan

Melatih kecerdasan logika matematika dan meningkatkan konsentrasi siswa.

Prosedur

1. Menentukan kelipatan angka yang akan digantikan dengan kata BOM (misalkan kelipatan angka 3 yaitu 3,6,9,12 dst.)
2. Siswa menyebutkan angka secara urut dari angka 1-15
3. Siswa yang mendapatkan angka kelipatan 3 diganti dengan menyebutkan kata BOM
4.Peserta yang salah menyebutkan maka dikeluarkan dari permainan dan diberi pertanyaan sesuai dengan materi yang sedang dibahas
5. Agar lebih seru lagi angka kelipatan bisa ditambah menjadi 2 kelipatan misalkan 3 dan 5
6. Lakukan secara terus menerus sampai tersisa 3 siswa yang paling konsentrasi

Variasi game

Angka kelipatan 3 dapat diganti dengan angka genap atau bilangan prima, kata bom dapat diganti dengan kata yang lain misalkan dengan kata dor atau bahkan dengan kata kunci dari pembahasan materi pelajaran yang sedang dibahas selain menyenangkan secara tidak langsung sedang mengingat dan menghafal materi pembahsan tersebut.

Sudah siap mencoba permainan ini di kelas? Jangan sampai guru setres karena murid terlebih dahulu stres dikelas. Selamat mencoba game angka bom.